I’m Back

•January 3, 2009 • Leave a Comment
Hanya karna upload beberapa pic yang berpose layaknya danny manusia ikan. Komen kaya judul muncul di FSku, wekekekeke…. Kemaren, beberapa waktu yang lalu, dengan Tony Harmonis (ponakan), John Way (teman) dan Tony Anarkis (teman), refresing ke Aek Buru, sungai kecil yang cukup layak untuk mandi. Soalnya airnya masih jernih dan disekitarnya alam masih lumayan asli.
Saya dan John sekarang lagi demen photography. Sayangnya keduanya, saya dan dia, belum bisa beli kamera bagus sekelas DSLR. Jadi, masih mengandalkan still pic dari DVD cam Canon DC 22 yang cuman 3,2 MP, untuk mendapatkan objek photo yang lumayan bagus.
Jadi, sebenarnya lokasi yang kami tuju adalah ladang/kebun sawit kakakku (ortu nya Tony Harmonis). Nah, kebun tersebut berbatasan dengan sungai Aek Buru dan tepat berada di pinggir jalan aspal. Jarak yang ditempu sekitar 45 menit naik mobil ford milik John.
Mendaki sedikit dan banyak kelokan, mendaki lagi, sampai mencapai areal bukit barisan yang masih banyak hutan perawannya. Kami disambut gerimis. jadinya, banyak rumput rumput liar basah yang sedap sekali dipandang mata. Kemudian ada juga mata air sangat jernih yang menyambut kami ketika sampai di kebun.
Jalan tanah yang liat dan licin itu kuning, dengan rerumputa liar di kiri kanannya. Di sebelah kanan, mata air yang mengalir tersebut membentuk cerukan kecil semacam empang atau apa lah namanya, bedengan yang dipakai penjaga kebun untuk mandi dan sumber air bersih bagi penghuni perkerja kebun. Aku tak ragu untuk meneguk jernihnya air yang mengalir dari bambu yang ditusukkan ke dinding tanah. Sangat jernih. Jauh lebih segar dari Aqua.
Melihat alam yang sedemikian bagus. Tak tahan, aku memisahkan diri dari rombongan mereka bertiga. jalan sendiri menaiki bukit sekitar 50an meter tingginya dengan tingkat kecuraman mencapai 45 derajat paling tidak. Sampai ditengah, jantungku rasanya sudah kaya mau pecah…. ternyata melelahkan sekali. Tapi tentu saja asik.
Berhenti sejenak, aku tiduran di atas batu padas gede. menatap langit biru berawan putih. Jeret sana jepret sini. Lumayan, beberapa pic yang mungkin dikira orang wallpaper Windows Vista bisa aku bidik. Begitu juga dengan segarnya tunas muda yang baru tersiram air hujan gerimis. Basah, hijau… segar sekali. Walau di pelipisku keringat deras, tapi asik sekali.
Aku naik lagi ke puncak bukit. Disana bahkan ada air terjun. mengucur pada bebatuan padas yang mendasari bukit. Goa yang aku temukan kurang artistik menurutku, jadi urung kutampilkan disini. Masih sangat asri. Beberapa ekor burung keluar masuk ke goa itu. Masuk…. ternyata di dalam cukup temaram dan lebih luas. Yang akhirnya lorong menyempit sampai badan montok ku gak bisa masuk lagi…. wakakakakaka.
Puas… aku turun. Proses turun lebih sulit dari pada naik. Tapi lebih cepat. Langsung menuju sungai. Mendahului mereka, aku membidik beberapa objek. Kali ini kedapatan laba laba segede jempolku sedang asik menyunyah serangga.
Lalu Aku naik lagi. Menyusul rombongan lain meuju puncak bukit yang satunya lagi. Lebih tinggi. Kiri kanan… kulihat saja…. banyak pohon kelapa sawit muda yang agak-agak kurang mempesona. Aku justu tertarik pada padauan padas coklat dengan pakis hijau.
Sampai akhirnya bertemu mereka di puncak bukit yang tentu saja ngos ngosan. Ajaib, stamina ku masih yang paling oke… hehehehe…. lalu kita turun lagi.
Mampir di gubuk sebentar untuk menyantap tempe goreng panas, teh manis panas dan sambal belacan serta ikan asin. Sederhana tapi mantap. setelah merokok, Turun berempat ke sungai.
Kali ini mandi. Dan beberapa pose manusia ikan pun jadi… si John malah sudah merasa kaya di pantai… hehehehe… bikin istana pasir… itu kukira mula-mula…. tapi setelah didekati…. buset deh…. pasir yang dibentuknya justru bentuk bentuk alat kelamin laki laki dan perempuan. Persis kaya di candi Sukuh… dasar….
rain

HATI

•July 19, 2008 • Leave a Comment

Apa yang kau harapkan dari sebuah hati? Apa pula hati? Bagaimana bisa menyelami hati? Apa yang harus dihati-hatikan dari sebuah hati?

Segumpal pertanyaan singgah, bila dirasakan ada amukan sesak yang mulai sedikit-sedikit menyeruak. Pesanku sederhana, camkan dalam hati, agar tidak salah dalam melangkah.

Hati mengelabui. Jiwa bisa merana karenanya. Memperbolehkan hati untuk mencinta, adalah sebuah kesalahan manis yang kadang bisa membawa penyesalan, namun tak jarang membawa bahagia.

Kembali kepada sebuah pengorbanan. Takkala hati sudah berbicara. Perasaan terasa sebagai dayang-dayang yang mengikuti dengan kipas yang mengipasi keraguan. Mencinta adalah melepaskan. Melepaskan belum tentu mencinta.

Cintaku berjalan seperti air. Mengalir ke muara untuk mencari dewa penguasa laut. Mungkin bersemayam. Mungkin akan berputar di 3 samudra. Atau membeku di antartika. Namun cinta bukan air. Kadang dia menolak untuk menjadi arus. Kadang dia justru melawan arus. Dan cintaku terkadang terpuruk dalam salah sangkah.

Dan janji bisa menjadi air yang memadamkan api. Api yang sudah tersulut. Mulai dari Yunani, keliling dunia. Untuk sampai ke Beijing dalam rangka menyemarakkan semangat olimpeade Cina 2008. Begitukah cinta?

Saat janji janji yang terlontar kemudian seperti air yang memadamkan api? Atau seperti nama yang terus keluar dari Piala Api, saat ke tiga juara sekolah sihir sudah dimuntahkan. Dan, api masih saja hijau, walau terkadang kebiruan dan kadang merah.

Jangan sembarangan berjanji. Kalau tak yakin bisa memenuhinya. Karena janji bisa sebau kentut. Angin busuk dari perut yang memualkan siapa saja. Dan janji yang terbengkalai adalah sampah. Siapa yang mau sampah? Walau banyak yang berharap banyak dari janji?

Apa wacana hari ini? Apa alasan yang bisa diciptakan lagi untuk menyamarkan janji? Sadarkah setiap alasan adalah kentut-kentut baru yang semakin lama semakin mengotori udara?

Dan hati bisa semakin mengeras bila terus dihembusi dengan kentut-kentut janji yang tak kunjung ditepati. Bau busuk. Tak berdaya. Beralasan terus. Satu kebohongan menutupi kebohongan yang lain begitu terus menerus, dampai kepala akhirnya harus membentur dinding. Pecah…. berdarah…. dengan otak berceceran. Dan jiwa yang melayang merana.

Cinta berakhir karena sebuah janji? Apakah tak ada pengampunan? Seperti pertobatan atau pemutihan? . Sayangnya hati bukan Yayasan atau Lembaga atau Agama. Tak ada penawaran yang ditawarkan hati. Toleransi mungkin ada. Namun tetap terbatas dan mereka menyebutnya kesabaran.

Hati-hati memperlakukan hati. Hati tak suka dibohongi. Diperkosa. Dibiarkan merana. Hati juga ingin dipercayai. Bukan untuk dicurigai. Atau ditanyakan ‘kau sebenarnya siapa?’

Dan hati bisa berbalik membenci. Bisa dusta-dusta janji sudah lebih bising dari pada suara roda besi yang beradu dengan besi pada rel kereta api. Memekakkan. Memuakkan.

Hati tidak memandang status. Merk atau prestise. Bahagia yang kuharap. Bukan kentut bau yang mengaku punya siapa saja tidak berani.

Ksatria Yudistira menyerahkan tahta serta istri Pandawa hanya karena memenuhi janji. Jangan berjanji atau bertanya atau menawarkan diri bila tidak bisa seperti Yudistira. Karena konsekuensinya adalah hati.

Tak ada kejujuran murni. Bahkan kepada istri dan anak saja tidak bisa jujur. Lalu mengapa harus memaksakan jujur pada hati? Hati punya toleransi. Tapi hati juga egois dan gampang tersakiti.

Namun hati tak bisa dibohongi. CInta dan sayang, hati yang tahu. Bukan mulut atau mata yang merasa. Tapi hati yang merangkulnya. Lalu, bagaimana bisa kau mengelabui hati, mungkar dari janji dan sejuta alasan seperti kentut terhembus membuat hati mengeras seperti hepatities?

Camkan dengan telunjuk. tusuk dan ungkit sedikit ke atas sebatas jari. Jangan kasar, karena hati bisa tersakiti. Hati-hati sekali lagi.

Hati-hati.

TEMAN – BARTER

•July 6, 2008 • Leave a Comment

Aku pernah menulis tentang barter, dan aku kerap kali menulis tentang teman. Ada niat usil kali ini untuk menggabungkannya menjadi satu. Ibaratkan saja dengan merger. Semoga lebih gampang dimengerti.
Pertama-tama izinkanlah saya mengucapkan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, dimana sampai pada detik ini saya masih diberikan kesempatan untuk bergabung dalam komunitas Friendster, menulis, berbagi rasa, bahkan kadang mempertanyakan kepercayaan orang-orang kepadaNya, yang sepertinya kurang tahu dituntung ini.

Menyadari keadaan adalah awal dari sebuah pengertian. Menerima dengan lapang dada adalah gerbang menuju kedewasaan. Kata-kata mutiara mungkin membantu motivasi dan memeberikan inspirasi. Namun hasil pemikiran setiap orang tidak begitu saja bisa mewakili ribuan pasang mata yang saat ini berusaha keras mencari tahu akan dibawah ke mana alur pikiran mereka oleh Roughtorer.

Dan, terima kasih bagi yang merasa sudah memebrikan komentar-komentar menyanjung di kotak pesanku atau di testi. Terima kasih juga pada mereka yang biasanya memberikan masukan atau tanggapan tapi sekarang absen karena kesibukan dan mungkin juga takut dengan embel-embel Hackerchaser yang sekarang kuletakkan di belakang nama besarku.

Reputasi mungkin bukan yang kucari, bila kau memang temanku, kau tahu apa yang berusaha kusampaikan. Dan bila kau bukan temanku, namun tahu apa yang kubicarakan, tanpa kau sadari, kau adalah temanku.

Prinsipnya tetap sama yah. Apa yang kutuliskan kebanyakan bullshit. Sangat bodoh bila berpedoman dalam kebenaran dengan sandaran hasil buah pikiran orang lain. Kebenaran yang ada adalah kebenaran Ilahi yang kau mengerti sendiri, yang merupakan hasil komunikasimu pada Penciptamu.

Dan aku akan menggambarkan bebrapa teman sekarang. Siap-siap tarik nafas panjang, kalau was-was bakal aku singgung. Yah begini saja. Semua ini fiktif, mungkin terlalu muluk bila memang ada orang seperti yang akan kugambarkan ini.

Aku mempunyai beberapa orang teman, banyak atau sedikit itu relatif. Namun aku mempunyai banyak teman yang mau bergembira saat aku bergembira. Dasarnya adalah perbuatan baik untuk berbahagia atas kebahagiaan orang lain. Dan itulah yang mendorong banyak teman yang mau kujadikan teman shoping, teman dugem, teman makan dan teman ketawa-ketawa.

Kemudian adalagi teman yang sikapnya cenderung sinis. Bila kau bahagia dia merengut, bila aku merengut dia tertawa. Bila aku kembali ke jalan yang benar, dia menggodaku dengan kenikmatan-kenikmatan dunia. Bila aku mabok, dia marah-marah membodoh-bodohi aku.

Kemudian, ada teman yang hanya muncul saat ada masalah. Jelas bukan maksudku dia itu pembawa masalah. Hanya saja, uluran tangannya, bahunya untuk aku menangis dan belai tangannya di kepalaku yang botak gundul aku rasakan nyaman. Tapi dia gak mau memberikan no HP. Atau bahkan siapapun dia aku tak tahu. Namun, dia melakukan hal-hal luar biasa yang membantuku memecahkan sebuah masalah pelik.

Kemudian ada teman yang lain lagi. Kali ini tidak terlalu dekat, tidak terlalu ingin ikut campur. Bahkan dengan tegas menolak memberikan komentar atau pendapat saat aku minta tolong untuk memakai otaknya untuk berpikir karena dalam suasana emosi tertentu, aku tidak bergitu percaya dengan objekitivas otakku. Namun, dia mau diajak bercanda. Dia juga oke-oke saja berteman baik. Bisa dipercaya. Sayangnya dia menghilang begitu muncul masalah.

Dari semua teman-teman yang aku gambarkan itu, masih banyak lagi teman-teman lain yang tentus aja tidak mungkin diklasifikasikan dalam klasifikasiku itu. Aku menyebutnya variasi. Tidak mungkin aku menciptakan kondisi ideal bagi macam-macam jenis teman yang aku gambarkan. Sorry sobat, aku bukan siapa-siapa. Aku hanya penulis iseng yang suka mengobrak abrik opini orang-orang di dunia maya.

bersambung

Ini sambungannya…

Aku menyebut teman semua pembaca tulisanku. Bukan SKSD, tapi memang memudahkanku untuk serasa memberikan orasi saat ini.

Beberapa gambaran teman sudah kutuliskan. Aku yakin, itu gambaran yang cukup jelas. Dan kamu semua juga memilikinya. Bener kan, si anu itu termasuk yang ada saat kita tertawa. Atau si itu tuh, yang nyebelin, bikin ilfill, apa-apa yang kita suka dia gak suka, apa-apa yang kita gak suka, eh… dia malah demen. Terus si anu itu, kayanya memang dia siap menolong terus deh. Tapi anehnya, kenapa yah dia males diajak bersenang senang. Sekedar refreshing kek. Atau apa kek. Lalu aku jadi ingat dengan si itu, dia itu abstain terus. Takut ketularan masalah. Karena masalah kan seperti penyakit menular. Bukan berarti kalau gw udah nolong dia dia harus siap dengan permasalahan gw dong… siapa sih yang mau kena masalah? Makanya dia selalu ngabur no 1 waktu kita mau curhat masalah-masalah yang berat.

Dan ini saatnya kita membicarakan barter. Sistem ini yang paling barbar dalam memahami pertemanan. Lu mau baik dengan gw, yah lu harus baik sama gw. Atau lu itu idola gw, gak papa deh lu jutekin gw, asal gimana juga, gw juga bakal baik dengan lu. Terus kalo lu jahat ama gw, wajar dong gw jahat dengan lu.

Orang yang baik dengan kita, kita baikin, orang yang jahat dengan kita kita jahatin…. itukah yang namanya adil? terus orang yang jahat dengan kita tapi kita justru membela dia terus, itu namanya bego? Terus orang baik sama kita, tapi kita jahatin, itu namanya biadab?

Semuanya kembali ke karakter masing-masing. Kalau aku, orang baik dengan gw, apapun dia adanya, mau pelacur, dukun, makelar, pejudi, pendosa, ustadz, pendeta, rahib, gemuk, pendek, muscle, chubby, cakep jelek, bahkan hacker, kenapa tidak gw baikin juga? Dasarnya gw mau berteman dengan siapa saja. Dasarnya gw punya nurani untuk menetukan mana temen yang cocok dengan gw. Paling tidak untuk masa ini. Karena sekali lagi, gw bukan dukun. Gw gak tahu apa yang bakal terjadi esok hari.

Terus kalau dijahatin orang lain. Terus terang gw akan gondok, sebel, sedih dan kecewa. Namun pada suatu titik aku mungkin akan bertanya, apa perlu gw balas? Untuk apa? Perlukan gw peras? gw caci maki? gw sakitin dengan sms yang nyelekit? atau gw redam saja bagai air yang ketimpah ribuan ton limbah kimia?

Sayangnya aku hanya manusia biasa. AKu mengandalkan otak, naluri dan chemistry dalam menentukan mana teman mana bukan. Seorang teman pernah mengucapkan, waktu akan menunjukkan siapa sebenarnya teman kita. Aku setuju itu. Aku akan berusaha bertanya pada Batara Kala yang menguasai waktu untuk memberikan jawaban, temankah dia?

Dan, coba renungkan ini, kalau aku membalas dengan perbuatan serupa, apa bedanya aku dengan dia? hanya kalah cepat saja kan? Bukankah lebih baik menghack daripada di hack? Semua terserah kepada pribadi masing masing. Bisa menghack, tahu bagaimana menghack, tahu bagaimana mencuri password orang lain. Tahu aib orang lain. Bukan berarti aku harus memanfaatkan senjata-senjata itu untuk melukai orang lain.

Aku percaya pada barter. Namun aku juga percaya bahwa tidakpun dibalas dalam konteks yang langsung, mungkin akan aku terima apa yang aku perbuat setahun ke depan, sepuluh tahun atau kapan kapan?

Dan pegangan ini rasanya kian kuat. AKu memilih teman berdasarkan kecocokan. Manusia bisa berubah. Perubahan meuju perbaikan adalah itu yang diharapkan. Kehilangan seorang teman adalah sebuah kemalangan. Tapi menyadari teman kita selama ini sebagai musuh adalah sebuah kenyataan pahit yang pastinya obat kehidupan.

Pernahkah Prabu Kertanegara menyadari Jayakatwang sebagai hacker yang akan mengambil alih FS Singosarinya? Pernahkah Jayakatwang cukup yakin bahwa Raden Wijaya bakal menghack Kediri? Mungkin Frodo sudah curiga pada Boromir yang ingin mengambil alih cincin. Dengan keterbatasannya Frodo berhasil kok menghancurkan Cincin, walau satu jarinya harus dikorbankan.

Kepercayaan

•July 6, 2008 • Leave a Comment

Tak kurang Cher pernah beken dengan tema ini, Believe… Kemudian kalo mau lihat ke belakang lagi, masih ada UnionSoulBlessid dengan I believe. Lalu MC dan Wh dengan When you believe. Dan segudang judul beken lain lagi.
.
Kepercayaan kadang bisa kita bandingkan dengan Faithnya George Michael. Kadang terasa kontradiksi dengan apa yang kita lakukan. Dalam memahami kepercayaan, apakah kemudian bisa disimpelkan dalam sebuah pertanyaan, ‘do you trust me?’
.
Dan Nicolas Cage menjatuhnya ceweknya begitu si cewek menjawab ‘yes’, dan Cage memilih untuk meraih Teks Proklamasi asli dari pada si cewek. Mengerikan, apa yang bisa diperbuat kepercayaan.
.
Dalam bentuk yang lain, anda yang mencinta. Paling tidak yang pernah menyatakan mencintai seseorang. Baik itu laki-laki maupun perempuan. Masihkah ada kepercayaan mutlak seperti yang kumaksud? Lalu, bila memang masih ada, mengapa masih saja banyak pertengkaran yang mewujud secara diam diam di mana saja, kapan saja.
.
Dari berbicara, berkomunikasi, bercengkrama, kepercayaan bisa tumbuh. Komunikasi yang terganggu, bisa menimbulkan kecurigaan yang kadang berlebihan, yang kadang dilandasakan karena perasaan mencintai yang sedemikian tinggi. Benarkah anda curiga kepada pacar anda karena anda sangat mencintai dia?
.
Benarkah jika anda mencurigai seseorang itu berarti anda sangat prihatin/care pada dia? Atau ini bukan ‘niat buruk’, prasangka buruk, yang lebih ke arah buruk, daripada ke arah cinta.
.
Lalu bagaimana bila kenyataan berkata benar? Apa yang anda curigai benar? Salahkah kepercayaan yang anda anut? Salahkah kepercayaan anda pada seseorang? teman, sahabat atau pacar?
.
Kepada Tuhan pun kadang kita tidak tahu ‘apa maksudnya’. Bila mempertanyakan ‘apa maksudnya’, atau ‘dimana roh Tuhan bekerja’, atau saat tidak bisa menjawab sesuatu kejadian kita justru menuding, ‘Tuhan dibalik semua ini’… atau ‘pasti Tuhan memiliki maksud lain….’
.
Hati-hati dengan kepercayaan anda. Frase-frase yang kutulis di alinea di atas adalah ungkapan-ungkapan standart/klise yang banyak dikutip di mana-mana. Coba artikan lagi… sebersit keraguan ada, lalu muncul sebuah usaha untuk menghilangkan ragu. Pada kepercayaan.
.
Kemudian kisah menjadi sejarah, sejarah menjadi legenda, dan legenda menjadi mitos. Yang akhirnya dilupakan. Demikianlah hidup menapak sesekali. Tapi terus menerus. Entah siapa yang ingat tulisan di bulletin FS saya seribu tahun ke dapan?….. Dan untuk apa diingat?…..
.
Kepercayaan kebanyakan hanya di bibir saja. Coba periksa catatan anda, bikin dua kolom teman-teman dan pacar yang bisa kamu percayai di kolom kanan. Dan yang layak dicurigai di kolom kiri. Banyakan mana?….
.
Jawaban yang ada tidak mencerminkan kualitas teman-teman anda. Jawaban yang ada sebenarnya menunjukkan siapa apa yang sesungguhnya. Bila lebih banyak teman yang bisa anda percayai, selamat. Anda bisa dipercaya, karena anda juga mempercayai mereka.
.
Namun bila list teman anda semuanya mencurigakan. Curigailah siapa anda sebenarnya. Anda yang bermasalah. Anda menginginkan orang lain senaif anda. Anda menginginkan orang lain mengerti anda. Anda bullshit dengan komitment hidup anda sendiri.
.
Renungkan. Biarkan pikiran anda memberikan jawaban kepada anda tentang siapa anda. Pikiran anda yang paling kenal anda. Bukan orang lain, bukan juga kitab suci. Tapi Anda sendiri.
.
Negri ini seperti ini, karena rakyatnya tidak mempercayai pemerintahnya. Mengapa seperti itu? Pernahkah pemerintah berpikir barang sejenak, mengapa rakyat Indonesia tidak mempercayai pemerintahannya sendiri?
.
Buat orang dari negri sebelah, krisis yang sama sedang melanda juga. Tampaknya rakyat disana semakin percaya, isu sodomi bukan isu yang pas untuk menyerang lawan politik. Kepercayaan yang bertolak belakang dengan keyakinan mapan politik bertahun-tahun sedang diuji di sana.
.
.
Salam – kevin Roughtorer Gildor Lubis

Hukum Rimba (Negara Memang Kalah)

•June 12, 2008 • Leave a Comment
Baru sekitar seminggu SBY dengan gagahnya mengucapkan dalam konferensi Pers bahwa ‘Negara Tidak Boleh Kalah’. Sekarang, sudah jelas, negera sudah kalah pada tekanan publik.
.
SKB yang dikeluarkan yang sebenarnya diperuntukkan untuk Ahmadiyah adalah bukti bahwa kehukuman negara ini masih perlu dipertanyakan.
.
Yang paling bikin sebel sebenarnya. Kalau memang ada transaksi politik di sini, yah gak usah sok-sok tegas lah. Pake kalimat bombastis, bedibim, bedibam, bedibum, Negara Tak Boleh Kalah.
.
Baru kali ini penangkapan penjahat kemanusiaan dilakukan dengan barter. Si penjahat hanya mau menyerahkan diri bila pihak lain diadili… Waduh…. tak tahu bagaimana malunya bila ditanya teman-teman dari LN soal ini.
.
Dalam kondisi baru saja merayakan ulang tahun Kebangkitan Nasional. Rasanya Nasionalisme jatuh terpuruk karena tindakan/kebijakan pemerintah yang hendak ‘berdiri adil diantara semua pihak’. Semua pihak di sini mungkin bisa di arahkan ke MAYORITAS. Bukan minoritas.
.
Kekalahan minoritas yang sebenarnya sudah dikerasi, hanya menunjukkan bahwa negara kita ini memang benar-benar negara hukum. Negara Hukum Rimba maksudnya, yang besar menindas yang kecil. Sang macan menyantap rusa.
.
Entah kapan kebenaran seperti di Mahabrata bisa menang. Seperti Pandawa yang relatif lebih sedikit pasukannya memenangi perang dengan Kurawa yang jumlahnya lebih besar. Hanya karena kebenaran selalu memang melawan kejahatan.
.
Bukan mau pro Ahmadiyah sebenarnya.
.
Yang tidak habis pikir. Dengan mengatasnamakan sebuah agama, melakukan kekerasan sedemikian rupa. pemukulan pada wanita, anak-anak, yang justru dilakukan saat peringatan lahirnya Pancasila. Pondasi negara ini.
.
Kemudian pernyataan pongah akan bertanggung jawab. Aparat yang tak juga bergerak, sampai demontrasi dimana-mana. Banser NU beraksi, karena disini selain Amien Rais, Gus Dur juga dicoreng mukanya. Padahal keduanya juga beragama dan tokoh agama yang jauh lebih penting, lebih terkenal, lebih beken, pejuang reformasi, dari pada pelaku kekerasan yang berkoar membela agama tersebut.
.
Begitu Polda menyatakan segera bergerak mencari tersangka. Hilang, lenyap… tak ada lagi kepongahan. Kemudian muncul reaksi, akan meneyrahkan diri bila Ahmadiyah yang dianggap sesat dibubarkan.
.
Dan celakanya ini ditanggapi. Seakan-akan bila kita melakukan kekerasan, dan buron, terus mau menyerahkan diri, kalau tuntutan kita dipenuhi. Hukum apaan?
.
Hukum di dunia Sihir saja tak sesemeraut ini.
.
Lalu menanggapi protes pemuka agama dan organisasi kemanusiaan, LSM, dll atas SKB yang keluar. Pemerintah justru mengucapkan ingin adanya keputusan yang adil bagi semua pihak. Ahmadiyah bukan ’semua pihak’ yah?
.
Dan kalau sudah begini, hanya Gus Dur lah yang bisa menghadapi FPI. Di kalangan Islam sendiri keberadaan oraganisasi Islam yang bernama FPI ini kontroversi. Ada yang setuju, tapi lebih banyak yang muak (lihat Polling L6 di SCTV – gw lihat di websitenya, hehehehe… gak mau nonton tv).
.
NU dan Muhammadiyah, dua organisasi Islam paling besar di Indonesia sendiri menolak tindak anarkis FPI. Lalu, mengapa pemerintah kelihatannya sangat suka jalan ‘hukum rimba’ untuk menghabisi bibit bibit kekerasan ini?
.
Jika sudah begini, jangan salahkan kalau negara luar emoh investasi ke RI. Mereka akan berbondong-bondong tanam modal ke RRC atau Vietnam. Lihat saja…. beberapa pabrik lagi akan tutup di Indonesia. Berapa ribu jiwa yang bakal jatuh ke jurang kemiskinan gara-gara SKB (Solusi Ku Bermasalah) ini.
.
Siapa yang berani tanam duit di negara yang pake hukum rimba? Menertibkan FPI yang bukan kekuatan besar saja gak bisa kok. Kalau mau ngambil tindakan yang populis, Ambil dong hati mayoritas, paling gak kalau untuk kalangan Muslim, NU dan Muhammadiyah.
.
Makanya, gw jadi ingat lagi tulisan gw dulu. Lebih Baik Gila daripada Bego.
.
.
salam
.
Paling gak, kenaikan BBM jadi gak gitu terasa kan?!

HANYA GUS DUR YANG BISA HADAPI FPI

•June 4, 2008 • 3 Comments

Kemarin, 03 Juni 2008, Ketua Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizied Shihab bersama Tim Pengacara dari Tim Pembela Muslim dan sejumlah pengurus kelompok massa Islam mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polda Metro jaya. FPI melaporkan 289 orang yang namanya tercantum dalam iklan Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakin (AKKBB) yang dinilai sebagai aktor intelektual Insiden Monas.

Sekjen Forum Umat Islam Muhammad Al Khaththath yang membacakan dasar laporan itu menyatakan bahwa aksi AKKBB di kawasan Monas itu adalah aksi ilegal karena tanpa izin. 

Dari nama-nama yang disebutkan oleh FPI tersebut, habib Rizied menyebutkan sejumlah nama diantaranya Abdurrahman Wahid dan Amien Rais.

Anggota Komisi III (Bidang Hukum) dari Fraksi PDIP Nadrah Izahari kemarin juga menuntut Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai kepala pemerintahan dan selaku pemegang kekuasaaan tertinggi Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara agar tidak hanya mengecam kekerasan di Monas, tetapi menindak semua orang yang bertindak anarki.

Elemen-elemen Organisasi-oraganisasi massa di bawah NU Jatim juga menyerukan pembubaran FPI. Aliansi masyarakat Cinta Damai Jatim mengirimkan surat kepada Presiden SBY dan meminta agar FPI dibubarkan.

Sebelumnya di Jember bahkan FPI setempat sudah membubarkan diri.

Di Majalengka, Jawa Barat sejumlah pemuda dan warga setempat yang bergabung dalam Aliansi Masyarakat Majalengka berunjuk rasa di depan kanotr Bupati dan DPRD Majalengka, menuntut agar FPI dibubarkan.

Adapaun Forum Masyarakat Beragama untuk Bangsa Jawa Tengah mendesak aparat hukum menindak tegas pelaku kekerasan terhadap AKKBB, sekitar 50 anggota Formusa berorasi di jalan Pahlawan, Semarang.

Di Jogya, Sultan Hamengkubuono X menghimbau seluruh kelompok masyarakat agar tidak melakukan aksi anarki dengan alasan apapun. “Jangan ada aksi balas dendam antar kelompok masyarakat yang membuat masyarakat tidak tenang,” katanya.

————————

Sekjen PKB Yenny Wahid semalam memastikan bahwa pendukung dan pecinta Gus Dur sepakat untuk menggelar aksi mendatangi langsung para pengikut FPI di seluruh daerah di Indonesia untuk diajak berdialog.

Langkah ini, menurut Yenny untuk menyalurkan protes para pengikut Gus Dur yang keberatan dengan pernyataan Ketua FPI Habib Rizied Shihab yang dianggap telah melakukan penghinaan.

Yenny menambahkan, pihaknya menjamin tidak akan ada bentrokan fisik dengan pendukung FPI karena dalam pertemuan-pertemuan sebelumnya sudah disepakati kedatangan mereka nanti dilakukan secara damai dan tanpa seorang pun diperbolehkan melukai siapapun sesuai koridor aksi yang telah disepakati dan ditetapkan.

———————————-

Sejumlah berita di atas, dikutib dari Kompas edisi 04 Juni 2008.
Agaknya memang hanya Gus Dur dan NU yang sanggup menghentikan aksi kekerasan yang semakin menjadi-jadi yang sering dilakukan FPI.

FPI

•June 3, 2008 • 1 Comment

Dua hari ini, sampe bosan saya baca koran. Isinya selain BBM yah itu FPI. Di Kompas, SBY justru berujar, “Negara tidak boleh kalah dengan perilaku kekerasan. Negara harus menegakkan tatanan yang berlaku untuk kepentingan seluruh rakyat Indonesia,” Ini diucapkan dalam jumpa pers Senin 2 Juni 1008 di Kantor Presiden.

Ironi bila suatu negara sampai mengatakan ‘Negara tidak boleh kalah dengan perilaku kekerasan,” Ada apa dengan negara ini, sampai sebegitu parahkah kewibawaan negara ini? Tidak Boleh Kalah pada perilaku KEKERASAN. Waduh…. gak tahu mau komen apa lagi.

Aku jadi teringat pada 2 tamu dari luar negri (orang Jepang dan Jerman) yang berkunjung ke sini untuk melihat-lihat kwalitas karet yang banyak dihasilkan di daerahku. Mau tahu apa yang dikesankan mereka pada negara kita? Dari obrolan dengan mereka, mereka menyiratkan, tentang ‘tak ada pemerintahan…’ ‘No government’ seperti itulah.

Saat itu kuppingku sempat panas. Jiwa nasionalisme justru bangkit. Aku jelaskan tentang pemilihan presiden langsung. Bahkan proses demokrasi yang sudadh dilaksanakan sampai ke tingkat dua. . Dan, sempat gak bisa ngomong aku waktu mereka tanya apa yang dilakukan government anda atas peristiwa pembunuhan masal tahun 1965? Mei 1998? Peristiwa Semanggi? Aceh? Papua? AMbon?

No government.

Dan kalau melihat kembali ke ‘Negara tidak boleh kalah pada perilaku kekerasan’, saya merasa, seperti negara dengan pernytaan itu mensegel membenarkan anggapan orang luar itu. . Emang boleh negara tunduk pada perilaku kekerasan? Tidak kan? Semua orang tahu itu? Negaranya saja yang tidak sanggup menjaganya mungkin. Hingga butuh suatu kalimat dalam konferensi pers untuk sekedar menjadi pendorong bagi kepercayaan diri.

Perkalian politik selalu ada. Kenaikan BBM baru saja terjadi, suatu kebijakan yang sangat tidak populer dan tentu saja menurunkan pamor SBY sebagai kandidat presiden periode mendatang.

Ditambah lagi kasus FPI yang menuding AKKBB ditunggangi Ahmadiah. Walau kenyataan menunjukkan memang itu kekerasan. Dan sudah terjadi, apa masih sempat untuk mengucapkan, negara tidak boleh kalah…..

Mengapa tidak dilakukan pemanggilan, penangkapan atau bahkan proses pengadilan langsung, sebelum 24 jam sejak kejadian tindak kekerasan. Untuk proses ini juga perlu birokrasi? Dalam hal memerangi tindak kekerasan? . Bisa, kalau mau.

Dan, akhirnya dengan seperti ini teori konspirasi yang mulai beredar. Skenario dibentuk. Karena kenyataannya pemerintah/negara tidak bisa memuaskan keinginan rakyat atas azas keadilan. . Memberangus FPI saat ini hanya akan semakin membuat pemerintah kehilangan simpatisan. Terutama dari kalangan yang mengaku Muslim mungkin begitu anggapan para aristokrat di atas.

Atau mungkin proses membuktikan bahwa negara tidak boleh kalah pada kekerasan ini sengaja dilama-lamakan, agar rakyat yang sudah kelaparan dan keringat dingin karena harga barang naik, bisa dialihkan perhatiannya? Atau mungkin ada transaksi politik di balik penyerangan ini?

Kalau saya pribadi lebih menunggu apa yang akan dikomentari Gus Dur dalam menghadapi FPI ini. Sepertinya, hanya pada banser dari NU saja mereka bisa sedikit ‘hati-hati’.

Btw, pembelaan dari FPI, bahwa AKKBB disusupi Ahmadiah, sekiranya memang benar. Apa Ahmadiah tidak boleh ikut dalan AKKBB? Bagaimana tahu mereka disusupi Ahmadiah? Kalau pun benar ada orang Ahmadiahnya, mereka paling tidak, tidak berbuat anarkis. Lalu ada lagi nih.

Menurut Komanda Laskar Islam, justru mereka yang melakukan penyerangan terhadap AKKBB bukan FPI. Dan Komando Laskar Islam adalah gabungan laskar-laskar Islam dari seluruh Indonesia? Benarkah? Usut terus pak Polisi…. Kekerasan lebih buruk daripada tidak pake helm.

salam – roughtorer 

Berita Terbaru Seputar Middle Earth

•June 2, 2008 • Leave a Comment

Mulanya dari 18 Desember 2007 kemaren, saat Peter Jackson (sutradara TLOTR) mengumumkan bahwa pihaknya dengan pihak New Line Cinema sudah mencapai kesepakatan untuk menggarap film prekuel dari serian trilogi The Lord of The Rings. Tentu saja ini memicu rumour pada The Hobbit buku karya J.R.R Tolkien yang memang merupakan kisah awal sebelum kisah epic Trilogi TLOTR itu dibuat.

Rencananya, film ini akan rampung tahun 2010. Dan menurut majalh ShowBiz yang sedang saya pegang, buku Hobbit akan difilmkan menjadi 2 film. Yang pertama dengan judul ‘The Hobbit’ sedangkan kemudian akan ada lagi ‘There and Back Again’. Ada kesulitan cukup siktifikan mengingat bahwa buku The Hobbit lebih cenderung kepada dongeng anak-anak dibanding trilogi TLOTR yang fiksi fantasy dewasa. Kita hanya bisa mengharapkan, campur tangan Peter Jackson bisa menjembatani bayangan yang diinginkan penonton/pembaca dengan imajinasi sang penulis buku, sehingga bisa sama bagusnya dengan Trilogi TLOTR.

Permasalahan pembagian buku menjadi 2 film ini, setidaknya untuk menjembatani 2 sudut pandnag yang berbeda. Yang pertama, cerita yang cenderung seperti dongeng anak-anak di The Hobbit, akan disambung dengan cerita peralihan, sehingga penonton film bisa merasakan sebuah transisi yang tidak terlalu mengagetkan saat film berlanjut ke TLOTR.

Yang pasti dinanti-nantikan kemunculannya di The Hobbit maupaun There and Back Again, pastilah Gollum/Smeagol yang sudha sangat menyatu dengan Andy Serkis. Kemudian, Gandalf yang akan mendampingi para kurcaci dan Hobbit dalam mberburu harta karun. Kemudian ada lagi Smaug, naga penjaga harta rampasan. Dan, tentu saja peri ganteng namun sakti dengan nama Legolas yang akan mengawal perjalanan sepanjang hutan Mirkwood.

Mistery terbesar kini yang dinanti-nantikan jutaan penggemar kisah middle earth ini adalah siapa yang akan duduk di kursi sutradara. Karena Peter Jackson sudah hampir dipastikan emoh menyutradarai film tentang hobbit ini lagi, namun Jackson menegaskan akan menjadikan dirinya orang di belakang kekuatan film ini nantinya. Dan kandidat sutradarapun mulai digilir. Mereka yang diesbut sebut bakal menggantikan Jackson antara lain: Guillermo del Toro, Sam Raimi, Alfonso Cuaron, Christian Rivers, Michael bay sampai David Linch. Favorit publik sementara disematkan pada Guillermo Del Toro. Selamat Menanti Dengan Sabar :)

IndoForum

•May 30, 2008 • Leave a Comment

Saat kita berkenalan kepada seseorang atau sekelompok orang. Seringkali kita tidak mengira, atau katakan saja berpikiran buruk thd orang tersebut. Walau mungkin sudah ada survey kecil kecilan. Misalnya ini ajang komunikasi. Keliatannya orangnya asik dan lain sebagainya.

Tentu saja dalam mengawali perkenalan yang “halo, boleh kenalan?” kita gak berpikiran macem-macem kan?! wong tujuannya juga mau kenalan kok.

Namun seringnya keterkenalan kita, hehehehe sering disalah artikan sama orang lain sih…. dan untuk ini mungkin falsafah badak cukup jitu diterapkan dalam menghadapi apa-apa saja anggapan publik kepada kita.

Istilah lainnya mungkin cuek atas apa yang dianggapkan orang kepada kita. Dia belum kenal saja kepada kita. Kadang celak dan bedak menutupi siapa kita sebenarnya sih. Udah gitu sangat susah untuk bertindak yang baik dan benar di saat lingkungan kita tidak baik dan benar.

Kreativitas juga kadang bikin masalah. Maksudku bukan tidak mensyukuri yah. Tapi kadang ada istilah ‘terlalu maju’ yang disematkan bila kita iri melihat orang lain lebih cepat, lebih pintar, lebih bisa kaya’nya bisa segalanya dari kita.

Dan, ini sepertinya ciri dari kita orang Indonesia.

Dan kondisi kaya gini memang sudha jamak yah. Artinya setiap sisi punya sisi kebalikannya. Membaca lagi Harry Potter ke 7, dimana sisi jelek Dumbledore yang demikian sempurna seakan memaksaku kembali merenungi sepak terjangku selama ini. . Dan maaf kalau beberapa saat yang lalu aku absen sedikit dari FS. Banyak kesibukan lama yang kurindukan. Diantaranya membaca buku.

Kemudian yang lebih spesial lagi, ada kerinduan untuk membicarakan masalah masalah agama yang sampai sekarang masih kuanut, Buddha. Hasilnya? Gabung di Indoforum.org, 113 post, 27 blog dalam waktu kurang seminggu, dengan rata-rata 18.8 post per hari. Kurang kerjaan amat Vin?

Yup, Susah jadi orang yang gak bisa diam seperti aku. Tentu saja produktivitasku dalam menulis dengan kwalitas (hahahahaha) yang sudah diakui dunia FS bikin kalang kabut mereka-mereka yang sudah ikutan dari tahun-tahun gak enak. Aku sempat dimaki ‘kejar setoran’ dan saat aku balas orang yang bilang aku kejar setoran dengan kalimat dia sendiri ‘kejar setoran’, aku diperingatkan moderator, dan reputasiku dikurangi… hahahah…. aku senang-senang saja bikin kontroversi. Beberapa postinganku di banded oleh moderator juga dengan alasan yang gak masuk akal “postingan anda tidak ada dasarnya, tidak boleh memposting pikiran pribadi…”

Untung ini di Internet, kalo gak, bia diinjak-injak UUD 45 pasal 28. Kemerdekaan berserikat dan berkumpul mengeluarkan pendapat. Itulah yang saya lihat dan rasakan beberapa hari ini.

Dan, tahu gak, dengan keirian bodoh mereka (orang orang yang punya kuasa di sana) mereka justru mendongkrak popularitasku. Apa saja yang aku post sebagai threat atau tanggapan atas threat orang, rame yang baca. . Kan pernah aku bilang, kreativitas tidak perna punya batas. Dan susah menjelaskan kepada mereka-mereka yang tidak kreatif. Jadi yah aku jawab kalem saja peringatan dari moderator, aku jadi ingat siswa nakal yang diomelin guru di sekolah…’terima kasih kk, maaf…..’

Dan, bagi teman-teman yang mau gabung di indoforum, silakan saja, atau udah banyak yang main disana, add aku yah… dengan nick yang sama dengan di FS ini ‘roughtorer’.

Tujuanku ke sana juga memang untuk cari teman, dan itu tadi, karena ada forum agama buddha-nya. Walau kelihatannya disana aku ditolak. Semoga aku bisa menjadi orang yang buruk di sisi umat, tapi mulia dalam pandanganNya…. hehehehe

Dan, satu lagi yang terakhir. Aku tidak akan menyerah. Satu sifat yang mereka tidak tahu. Mau dibungkam gimana juga, aku tak akan menyerah. Sebel juga sih lihat peraturan dasarnya ‘tidak boleh menjelek-jelekkan pengurus IF’ padahal pengurusnya siapa juga gak tahu. Ngapain juga menjelek-jelekkan yang udah jelek. Atau menghina yang udah Hina, wakakakakakakak. . KRGL    

JUDI

•May 26, 2008 • Leave a Comment

Entah kenapa semalam obrolan yang aku lakukan dengan teman-temanku di sini menjurus ke arah judi. Mudah-mudahan saja bukan karena lagi ngefans dengan bang Rhoma.

.

Jadi begini. Ada 3 orang nih. Aku yang sambilan ngutak-ngatik komputer. JW yang gagal kuliah dan berhasil ‘dihasut’ untuk buka GYM. Dan ko BB yang sebenarnya kecapean gara-gara sampai dengan sukses ke tempatku setelah seharian menempuh perjalanan dengan mobil Avanza (yang katanya melayang) baru dari medan ke rantauprapat.

.

Kopi dihidangkan. Kali ini campuran/adonannya adalah 3 sendok Arabica, 3 sendok Robusta, 2 sendok kopi cap King King (Sidikalang) dan 2 sendok kopi Kok Thong (P. Siantar). Ada yang minum dengan gula merah, ada yang gula putih biasa, dengan krim nabati atau tidak.

.

Posisi paling junior di sini yah JW. Yang sebenarnya masih di bawah umur (hihihihi). Karena paling juga baru berusia 20 tahun.

.

“Gw masih sering kok ditanyai abang lu, Vin…” kata ko BB setelah melepas rokoknya dari bibir. “Dia pinjem mancis, lalu lihat logo Maestro. Tanya. Masih sering ke Maestro? Gw bilang, masih lah, hampir tiap hari. Dia tanya, ngapain? gw bilang, belajar…. dia pikir belajar komputer kali…”

.

JW Manggut-manggut sambil cengengesan. Untung lidahnya tidak menjulur.

.

“Nah, disitulah John. Kalau sama si Kevin kan dia suka nyerocos terus. Gw bisa tahu apa yang ada di kepala dia. Kalau lu kan diam saja. Gw yakin, kok lu juga punya potensi yang gw atau Kevin gak bisa. Tapi lu belum pernah keluarin saja” kalo udah ngomong dia memang suka nafsu gitu. “Bapak gw dulu bilang, bahkan tukang beca juga punya skill. GW gak percaya kan mulanya. Nah, gw disuruh bapak gw… ayoo coba kamu yang dayung…. Gitu gw dayung, baru ketahuan deh…. bisa limpung begitu. Ada tekniknya juga, bukan sekedar dayung rupanya….”

.

“Iya ko… si John mirip tukang beca kok…” aku nyelutuk.

.

“Yah…. udah deh… kalau tak mau ngomong juga,” kayanya udah nyerah deh mancing si JW biar ngomong. “Yah… disini kan jadinya gw hanya ngasih sesuatu ke lu lah…. maunya lu sendiri gw gak tahu. Banyak pengembangan yang bisa dilakukan dari bikin Gym. Syukur-syukur dari Gym sampe bisa jadi hotel. Yah… siapa tahu kan… Tapi ingat yah…. gw disini hanya mau ngomong kaya gini karna lu temen si Kevin. Yah… udah gw anggap adik gw juga lah….”

.

Si JW masih juga cengenesan.

.

“Sekalian gw wanti-wanti ke lu. Dari belajar usaha/bisnis ini lu jangan harap bisa hasil yang gede dulu yah. Anggap saja ini belajar. Sekali lagi, belajar. Dan untuk belajar ini lu harus bersyukur bapak lu mau bantu lu kasih pinjaman hingga 200 juta. Di luar dibeliin ruko yah… Emang anak hoki lu…. dibeliin ruko dua pintu lagi….”

.

“Dan lu harus ingat, gitu lu masuk ke judi…. Gw mundur deh. Mau ngomong apa juga udah gak ada guna. Pokoknya kalo hasil dari gym lu sampe masuk ke judi. Lu bayangin kaya gini deh…. Mula-mula lu taruh 100 ribu. Kalah. Panas kan… keringat lu netes saja terasa kaya api. Nah… lu taruh 200 ribu dengan harapan sekali menang modal balik. Gitu terus… dan lu gak pernah menang”

.

“Misal main kartu, 4 orang. Lu kira lu main 4 orang. Gak taunya lu dikeroyok, 3 lawan 1. Gitu lu pulang, 3 orang lawan lu bagi-bagi harta lu. Parah…”

.

“Kalau perempuan Ko…?” aku nyelutuk lagi.

.

“Hehehehe…. kalau perempuan gimana yah… Udah, lu konsen sama Sandra saja John… perempuan juga jangan deh…. tapi yang paling gw takut, Cokin tuh gamblingnya yang berbahaya. Kalo masalah cewek sih, Cokin sukanya cuman makan nasi bungkus doang! Jarang ada kasus yang hancur gara-gara cewek.”

.

“Pokoknya John… mending lu kasih duitnya ke si Kevin deh, daripada lu main judi. Kaya money game itu. Ah… itu memang gokil beneran. Lu hindari deh. Yah, gw ngomong dalam kapasitas gw yah… kapasitas Kevin, paling dia suruh lu beli komputer yang banyak…”

.

.

.

Salam, Kevin R. G. Lubis

BBM HARI ESOK

•May 24, 2008 • Leave a Comment
Bila negara kuat, cadangan devisa berlimpah. Keuangan negara sehat. Kehidupan bernegara baik. Mungkin harga BBM di negri ini tidak seperti sekarang ini.
.
Agak suah untuk menelan bulat-bulat alasan yang memang tidak dibuat-buat oleh pemerintah atas beratnya beban subsidi BBM yang harus ditanggung bila mempertahankan harga BBM akibat kenaikan harga minyak dunia. Bagi negra dengan ekonomi teramat ringkih seperti Indonesia. Lalat berak di kening presiden saja disini bisa berakibat fatal bagi perekonomian negara.
.
Kayanya ini masalah yang teramat berat yah. Agak menyebalkan menuliskannya. Tapi, belakangan ini memang inilah yang mengisi relung-relung pemikiranku. Pemikiran yang andai-andai, pingin ini, pingin itu dsb. Walau sebenarnya tidak pingin apa-apa.
.
Kalau devisa negara kuat, artinya mungkin gejolak harga di dunia tidak bakal berdampak langsung pada perkonomian kita. Tapi yah mau gimana lagi. Duit dari ekspor migas gak tahu alokasinya ke mana. Pendapatan dari Pajak juga kurang-kurang terus. Kemudian BMUN yang sebenarnya mesin duit pemerintah, justru biasanya rugi terus. Akibatnya negara hidup diatas pinjaman luar negri alias hutang.
.
Lalu, bila negara harus berhutang untuk mensubsidi BBM bagi rakyat, gak bener kan? Ini yang dipikirkan pemikir-pemikir dari luar sana (IMF). Lantas, apa dong perlakukan/kebijakan pemerintah untuk melindungi prekonomian rakyat? Meningkatkan suku bunga BI. Wah…. gak menyentuh rakyat kecil sama sekali kan?
.
BLT (Bantuan Langsung Tunai) itu yang dikompensasikan pemerintah akibat menarik subdisi BBM. Tepatkah? hanya pemerintah dan antek-anteknya yang menyatakan tepat. Mengapa saya berpendapat demikian, ini semua karena:
.
1. Korupsi. Bukan rahasia lagi kalau krisis sebenarnya yang menjadi kambing hitam krisis multi dimensi di negri ini adalah krisis mental. Dalam kondisi begini, sanggupkah pemerintah menjamin BLT tidak menjadi lahan baru bagi korupsi, kolusi dan nepotisme. KKN yang sedia dicita-citakan untuk diberantas Reformasi 1997?
2. Sasaran. Apa artinya mendapat bantuan BLT 1 juta rupiah bila harga kebutuhan pokok di pasaran justru naik lebih tinggi. Kemudian, yakinkah sasaran yang dituju BLT itu tepat? Dapatkah ini menyelamatkan rakyat miskin dari mati kelaparan?
3. Bukankah lebih baik memberikan pancing dari pada memberikan ikan? BLT saya umpamakan dengan ikan. Dana tunai yang sedikit ini, habis hany adalam hitungan hari karena desakan kebutuhan yang semakin tinggi. Bandingkan jika iklim ekonomi yang stabil yang menyuburkan perekonomian. Yang salah satu pendukungnya adalah situasi kondusif yang mendukung usaha.
4. Kalaupun kenaikan harga minyak dunia sudah tidak bisa ditanggulangi lagi oleh pemerintah dengan melakukan kenaikan BBM saat ini. Perlu dipikirkan sebuah rencana jangka panjang, agar ekonomi kita tidak tergantung pada harga minyak dunia. Diantaranya yaitu dengan menstabilkan harga BBM dalam negri.
5. Lebih memuaskan banyak pihak, bila BUMN-BUMN disehatkan, artinya bukan hanya formalitas. Tapi benar-benar diset menjadi badan usaha yang menguntungkan. Keuntungan dari BUMN-BUMN ini bisa jadi alternatif dalam mantalangi gejolak harga minyak dunia.
6. Seperti yang sudah pernah saya tulis, bukankah untuk BBM yang menyangkut hidup orang banyak Pemerintah bisa tegas menaikkan tarifnya. Mengapa subsidi kepada KORUPTOR yang hanya menyangkut hidup ORANG DIKIT tidak pernah dikurangi? Pengadilan kong kali kong, sistim tangkap tebang pilih. Dana korupsi dari terdakwa korupsi yang tetap asin. Dsb.
.
Intinya adalah, pemerintahan sekarang adalah pemerintahan paling demokratis yang pernah dimiliki negri ini. Ini presiden pilihan rakyat. Kita berusaha menutup mata dan telinga atas keganjilan-2 kebijakan yang tidak memihak rakyat. Kita percaya sepenuhnya.
.
Namun, sebagai Manusia Setengah Dewa, kinerja pesiden pilihan kita ini belum setengah kinerja dewa. Atau tidak ada usaha sama sekali selain tarik subsidi? Kalaupun ada, kami belum merasakannya, Pak SBY!!

BBM HARI INI

•May 24, 2008 • Leave a Comment
Akhirnya, Pemerintah melakukan penghematan anggaran hingga Rp. 30.2 triliun. Jadi sekarang subsidi BBM hanya berkisar Rp. 130 triliun. Kenaikan dipatok sekitar 28.7% dari harga semula.
.
Semalam, sebelum pukul. 00.00 dini hari. Dimana-mana rakyat rela ngantri untuk dapat mengisi tangki mobil atau motornya dengan harga lama. Seorang kenalan, guru SD negri yang sehari-hari naik motor bebek keluaran tahun 1995 ikutan ngantri semalam. Dengan berharap tangki motornya bisa diisi full dengan harga lama sebelum kenaikan.
.
Malang, pria berusia mulai senja itu tidak kebagian hingga pukul 00.00 WIB, setelah ngantri tak kurang dari 4 jam. Capek, kesal, sedih… yah ginilah nasib orang kecil, katanya pasrah. Belum cukup penderitaannya, dengan isi tangki yang sudah pas-pasan, begitu sudah melewati waktu final 00.00 WIB, si bapak sudah tak mau lagi ngantri. Dia keburu merindukan bantal. Biar besok saja mengisi bensin pikirnya plin plan.
.
Belum sampe rumah, ternyata bensin motornya habis. Dicoba starter beberapa kali tak hidup juga. Dengan menelan ludah getir, si bapak akhirnya mendorong tunggangannya menuju rumahnya. Untung tidak begitu jauh lagi, paling tinggal 1 km.
.
Dan untungnya kita seakan sudah kebal dengan kondisi sulit mencekik leher, pinggang dan perut seperti sekarang. Buktinya, syukur tidak terjadi demo anarkis yang menolak kenaikan BBM. Begitu juga dengan kenalan saya ini. pagi tadi, jam 9 dia sudah duduk ngopi bareng aku di tokoku menceritakan dukanya semalam, tapi tidak ada marah yang kulihat, hanya tertawa. Menertawakan nasib sendiri. Menertawakan ketiadaan pilihan baginya yang terpaksa memangkas beberapa anggaran rumah tangganya. Dan secara seloroh/bercanda dia bilang, kemungkinan bakal lebih sering berkunjung ke tokoku, untuk mengurangi biaya ngopi di Kedai Kopi Akur, hahahaha… Dan aku welcome saja, asal sering sering bawa temen yang belanja.
.
Terus, ini bagian bulboku yang mengkritik kebijakan SBY. Hehehehe…
.
Manusia, apalagi laki-laki, yang dipegang adalah kata-katanya. Nilai sendiri janji kampanye dulu yang tidak terealisasi hingga hari ini. BBM yang naik terus mengikuti harga dunia. Kemiskinan rakyat yang semakin takk terhindari. Sebahagian dari kita mungkin bakal mengurangi jatah ke warnet atau akses internetnya hanya karena BBM naik.
.
Sebuah kondisi yang sangat tidak mengenakkan. Semuanya bakal naik sekarang. Transportasi sudah pasti naik. Ongkos kirim blangkon dari Solo ke Rantauprapat dengan tarif Rp. 70.000 per kg (minimal sekilo) untungnya cepat dilakukan temanku, karena kalau tidak. Bisa-bisa pas dikirimnya tarif per kg sudah menjadi Rp. 90.000,-
Dan karena temanku laki-laki, ucapannya apalagi janjinya, harus bisa dipegang. Mau tak mau harus kirim juga.
.
Kita masih melihat bagaimana kenaikan gaji. Kalau jualan sih, seperti aku, mungkin ini masa paceklik. Tapi cuman sebentar kok, karena bagaimanapun komputer sudah semakin menjadi kebutuhan pokok. Mau tak mau, bila mouse rusak, atau kibor ngadat, atau sikecil yang sudah merengek-rengek minta dibeliin komputer, yah akhirnya dibeli juga.
.
Terus, ada yang membingungkan. Indonesia kan masih dalam keanggotaan APEC, pengeksport minyak. Kok data dari koran menunjukkan import lebih besar dari eksport. Dnegan kondisi kaya gitu, apa masih bisa jadi anggota APEC? Atau data koran hanya akal-akalan untuk mengelabui public karena Pemerintah gagal menghadapi gejolak harga minyak dunia. Sebagai negara pengekspor minyak, harga minyak naik seyogyanya penghasilan negara makin besar. Apalagi devisa migas kan masih yang terbesar.
.
Terus, kalau misal di Thailand harga besar lebih murah dari di Indonesia, wajar kan, karena mereka pengekspor beras. Nah, kalau harga minyak kita harus sama dengan negara pengimpor minyak, logikanya dimana?
.
Apalagi mentri Keuangan Sri Mulyani mengatakan kemungkinan BBM akan naik lagi, bila harga minyak menyentuh $150 per barel. Lalu, kapan ekonomi kita bisa benar-benar pulih?
.
Sesuatu yang absur.

JANGAN PERNAH DIAM

•May 23, 2008 • 1 Comment

Bulan-bulan ini, termasuk April dan sekarang sudah hampir di penghujung Mei 2008. Pemerintah masih saja kelimpungan dengan rencana pasti menaikkan harga BBM. Banyak yang bisa mngerti kebijakan ini, tapi lebih banyak lagi yang tidak.
.
Tak baik menghasut kan? Namun sepertinya ini memang sebuah kondisi yang tidak dapat kita elakkan. Siapapun akan terkena imbasnya. Entah iblis atau malaikat, apakah mereka juga kena imbas kenaikan bbm, karena harga menyan juga bakal naik lah, hehehehe…
.
Dan, dalam kondisi toko ku yang dagang komputer ini, terasa banget sepinya. Seakan-akan penduduk di kotaku sudah nyaris lupa pernah punya keinginan beli komputer. Saat saat ini yang ramai aku lihat justru swalayan-swalayan. Toko-toko kebutuhan sehari-hari/sembako dan keperluan lain lagi yang sangat mendesak.
.
Kalau galon minyak yah jangan dibilang lagi gimana antrenya. Jadi, belakangan ini aku banyak duduk manis di depan komputer ngutak-ngatik logo buat temen-temen dekat yang tidak tersinggung kalau dibuatin logo.
.
Apalagi bangun rumah yah vin, beli komputer saja orang-orang pada males…. itu kata seorang teman.
.
Ini masa yang sangat lapang untuk mempererat tali pertemanan. Ada yang mulai kendur. Ada yang sudah putus. Ada yang baru terpegang. Ada pula… yang kejam menyiksa dirinya…. (Kupu-kupu Malam – Titiek Puspa, hehehehe).
.
Dan, anehnya dengan kondisi gak suka nonton tv, lebih banyak membaca dan ngotak-ngatik komputer, aku sekarang banyak ngantuk-nya…. hihihihi… mungkin proses alamiah tubuh. Kalau biasanya bisa bergadang tiap malem chatting atau ngotak-ngatik FS. Sekarang jam 6 sore bisa ketiduran sampe jam 9.
.
Pernah satu kali kaya gitu. Aku gak tahan udah capek banget. Jadi jam 5.30 gitu deh, aku masuk kamar. Bobok. bangun jam 9 malam. Astaga, tokoku belum tutup. Si Amat pegawaiku duduk bengong sendirian. Mau manggil aku bangun gak brani. Karana aku tidurnya nyenyak banget kayanya.
.
Wah…. jadi malu.
.
Dan sekarang aku masih saja aktif kok. Membersihkan puing puing bekas-bekas pertempuran waktu merebut kembali FS ini ke pangkuan ibu pertiwi. FS ini sudah seperti duniaku yang sebenarnya. Terserah deh, mau dibilang sakit jiwa, aku sih lebih milih disebut kecanduan FS. Sama kaya kecanduan rokok, kecanduan sex, hehehe….. tapi gak kecanduan narkoba.
.
Hati-hati dengan stress. Jangan mau stress yah! Dalam kondisi yang kayanya sedang memasuki tahap depresi nasional ini. Kita harus bisa melawannya dengan segala daya upaya.
.
Tak bisa jualan komputer, diapkan banyak-banyak stock accesorries. karena kalau ada yang punya PC dan mouse atau keyboardnya rusak. Mau gak mau juga beli Mouse, dari pada semuanya gak bisa idup.
.
Terus perbanyak kegiatan yang berhub dengan hobbie. Karena mengerjakan hobbie itu menyenangkan. Capek sepulang kerja, lihat ikan-ikan piaraan di akuarium saja sudah enaknya bukan main. Apalagi ada seekor anjing coklat tua menyambut kita saaat pulang kerja dengan tari-tarian kreasi baru…. seger kan.
.
Nah, disaat kondisi uang ketat kaya gini. Semuanya bakal naik. Hanya kelapa yang turun, itu pun buahnya saja, harganya yah tetap naik. Cerdik-cerdiklah agar tidak menjadi lebih menderita. Berpikiran positif saat ini bagus. Menutup atau menonaktifkan FS saat kaya gini bukan langkah yang tepat. FS ini termasuk suatu ajang yang bisa membuat kita bahagia. Apalagi kalau di FS kita punya banyak teman. Mau nyata apa gak, temen sebelah rumah juga kalo gak ada chemistry yah gak bisa jumpa.
.
Jadi, tetaplah berteman, seperti kata seorang teman FS hanya salah satu media untuk menunjukkan bahwa kau mengasihi seseorang atau banyak orang. Kalau temenmu masih sedikit, itu tandanya kau kurang terbuka. Kalau temanmu banyak, bukan berarti kau lebih superior dari yang lain. Intinya saling berinteraksi. Jadi disini tidak ada sakit jiwa.
.
Kalau anda berjengit ngeri saat melihat FS…. itu tandanya anda dalam stadium kronis, phobia FS…
ke psikiater deh….
.
Jangan pernah diam.

ANEH

•May 22, 2008 • Leave a Comment

Kalau mau dipikir pikir, apa yang tidak aneh di dunia ini?  Mengapa burung gereja hanya mau tinggal di gereja?  mengapa tidak di mesjid? atau klenteng? vihara atau kuil?  Aneh kan?
.
Kemudian cobalah lihat sekeliling, betapa banyak keanehan yang ada disekitar kita.  Pada dasarnya memang kita adalah ‘penolak’ yang baik.  Lihat bagaimana tubuh kita dirancang untuk menolak keanehan.  Apa yang aneh masuk ke mulut kita.  Secara refleks, otot-otot tenggorokan akan berkontraksi menolak, membuat rasa mual dan muntah.
.
Aneh kan?  Lalu apa yang tidak aneh?  Di sini (Sumatera Utara) kita memakai kata ‘kereta’ untuk menyebut ‘motor’ bagi orang Jakarta.  Dan ‘motor’ disini adalah ‘mobil’ di Jakarta.  Lalu ‘mobil’? yah tetap mobil.  Aneh kan? 
.
Kami disini merasa aneh dengan bahasa Jakarta.  Sementara orang-orang di Jakarta pasti merasa aneh dengan bahasa kami disini.  Apalagi ‘kereta’ yah Kereta Api. 
.
Itu dari segi bahasa.  Dalam konteks sexual, apa tidak aneh ada laki-laki yang suka sama laki-laki? Perempuan suka dengan perempuan? Ada yang tampan, tegap, eh… malah nyari yang gemuk?  Pake istilah keren lagi ‘chubbycaser’.  Semuanya aneh.
.
Bagi orang bule, melihat kita setiap hari makan nasi.  Apa gak bosen? Atau melihat menu makanan di Sumatera yang, ‘hidup santan….’ no day without santan.
.
Yang lebih sarkas lagi, ‘ih…. itu orang tampangnya aneh….’, lalu dilanjutkan, ‘orang kaya gitu jangan di add, biasanya tampang mencerminkan watak…’  dan, mulailah sebuah keanehan lagi.  Aneh pada orang yang punya tampang aneh, atau aneh pada yang menganggap tampangnya aneh.  Keduanya saling aneh menganehkan akhirnya, hahahaha.
.
Kemudian lagi, pernah chat dengan temen di YM.  DC DC molo…. aneh kan…. dibilang kaya ingus, keluar masuk… malah dibales, ‘bukan vin, kaya kontol… keluar masuk….’ wekz… Kevin suka banget cakap kotor, aneh!
.
Akhirnya aneh terus kan.  Terlahir dengan hidung menyerupai telor saja sudah aneh, apalagi kalau lahirnya pas jam 12 malem.  Pasti asumsi aneh sudah banyak banget.  Atau lahirnya sungsang, atau lahirnya prematur.  Segala yang aneh, kemudian dikondisikan menjadi tidak normal.  Karena memang kita dasarnya adalah ‘penolak’ yang baik.
.
Kemudian, muncullah tekad yang sah-sah saja.  Semua yang aneh-aneh di Friendlistku akan aku hapus.  Aneh….
.
Hanya karena ‘aneh’ dihapus dari friend.  Wah…. masuk ke hutan bakal lebih aneh lagi.  Aneh atau wajar apa sih bedanya?  Aneh bagiku belum tentu aneh bagimu kan?  Lalu, jika prinsip meng-aneh-kan semua hal yang tidak biasa berlaku di bisnis dan pergaulan, apa jadinya?  Apa gak boleh misalnya, orang aneh beli computer?  Atau apa gak boleh si anu yang hidungnya aneh kaya jambu bol mau berteman dengan aku?
.
Untungnya ada istilah yang menyelamatkan, ‘tidak picik’.  Yah, benar, tidak picik.  Pernah gak frase itu terlintas saat kita mulai terjebak dalam meng-alienisasi seseorang?  Ujung-ujungnya bisa SARA loh.
.
Terlahir sebagai gay, lesbian saja sudah aneh.  Ditambah bagi saling meng-aneh-kan sesama.  Akhirnya, tanpa disadari dalam lubuk hati yang muncul justru, kok Tuhan menciptakan yang aneh-aneh kaya gini?  Dan banyak lagi.
.
Lalu, masih efektifkah iman?  Ahmadiyah menanggung amarah yang menjerumus anarkis karena ajarannya dianggap aneh.  Demikian juga pembunuhan ribuan antek antek PKI yang dianggap punya ajaran aneh.  Bahkan Gus Dur, yang maju saja susah, malah disuruh mundur, hanya gara-gara ‘nyeleneh’ alias aneh.
.
Begitulah kalau tidak menyadari bahwa diri sendiri aneh.  Maka semua yang lain adalah orang aneh.  Semua orientasi sexual yang ada adalah aneh.  Semua orang dengan karakter muka yang specifik adalah aneh…
.
Orang yang suka meng-aneh-kan orang lain.  Aku lebih suka menyebutnya manusia picik.  Setiap manusia tidak ada yang sama.  Jadi, setiap manusia adalah aneh.  Kalau ada yang menganehkan manusia lain.  Jangan anggap dia manusia. Karena hanya Tuhan yang sempurna.  Itu kalau kau percaya pada padaNya.
.
Kevin

PANTANG MENYERAH

•May 21, 2008 • Leave a Comment

Terkadang susah susah gampang menjadi orang Indonesia.  Kita dibesarkan dalam budaya timur, menjunjung tinggi kesopanan dan mengagungkan kerendahan hati.  Percaya diri yang berlebihan, dengan mudah disamakan dengan kesombongan.  Ini sebenarnya membuat aku ragu menuliskan ini.  Namun setelah bergulat  dengan pikiranku sendiri, sambil mendengarkan “The Greatest” dari R. Kelly yang jadi theme song film ‘ALI’, rasanya aku jadi pede, menuliskan kisahku yang paling anyar.
.
Sebelumnya, mungkin teman-teman sudah bosen membaca bulletinku soal fsku yang kena hack.  Kemudian proses pengurusan pengembalian FS itu yang makan waktu beberapa lama.  Sampe acara ngirim email dengan attachment scan-an KTP dan SIM.  Ditolak FS karna nama di KTP dan SIM beda dengan di FS yang kena hack.
.
Disini yang mau kutekankan adalah sikap.  Mengapa aku ngotot.  Mengapa aku gigih.  Mengapa aku berusaha mendapatkan hak ku.  Mengapa aku berusaha merampas kembali milikku yang berharga?
.
Apakah aku memang pemegang cincin utama?  seperti frodo di Lord of The Rings? Atau aku justru Souron si penguasa kegelapan? Yang pasti aku punya mental baja.  AKu tak pernah menyerah.  Pasrah, berserah pada kemauanNya.  Tapi maaf Tuhan, aku tidak pernah mendengarMu mengatakan, “sudahlah Vin, kamu sudah saatnya menyerah…”
.
Itu peganganku.  Tuhan tidak pernah membisikkan kepadaku untuk menyerah.  Walau tentu saja aku pasrah dengan kehendakNya.  Itu yang aku sempat lakukan, aku membuka account baru di Friendster.  Account yang ini. 
.
Aku memulai langkah baru.  Mengumpulkan lagi satu persatu pecahan teman-temanku dari FS yang kena hack.  Kadang dengan bersimbah keringat.  Karena ternyata banyak kutu busuk diantara pecahan-pecahan itu.
.
Berapa orang yang pernah kena hack di FS?  Berapa orang yang harus merelakan FSnya yang sudah terlanjur dihack?  Aku tak tahu.  Aku tak peduli.  Aku hanya tahu berusaha.  Ditempatku tinggal, aku bayar hanya untuk mendapatkan keringat (ke gym).  Aku bayar untuk bisa ngangkat-ngangkat besi yang kadang-kadang sudah karatan.  Lalu mengapa aku harus males berusaha menuntut accountku kembali di Friendster?
.
Aku hanya menyuarakan isi hatiku.  Entah benar atau salah.  Entah sombong atau rendah diri.  AKu hanya tahu, teriakan lantang.  Apa itu seringai, apa itu auaman, atau mungkin erangan. Yang pasti aku doyan teriak.  Aku berteriak hingga serak.  Menangis sampe air mata kering.  Berjuang sendiri.  Dalam bayang-bayang Tuhan.
.
Kegembiraanku lengkap hari ini.  FSku kembali.  Dengan utuh.  Walau ada juga setan yang menghilang.  Entah kenapa menghilang dari FSku. 
.
Aku sadari, sudah terlalu banyak sensasi yang terjadi.  Entah mengapa.  Aku tidak pernah cari-cari masalah.  Seakan masalah yang mengikutiku.  Dan, memanej masalah bukan masalah standart.  Aku tetap aku.  Walau kini berbadan dua (bukan hamil yah… tapi FSnya jadi dua, hehehehe).
.
Dan mungkin banyak yang tidak percaya padaku seratus persen.  Baguslah.  Sama Tuhan saja kita susah percaya 100%, apalagi padaku .  Kalo tidak, mana mungkin bisnis paranormal bisa berkembang pesat.  Silakan praduga apa saja padaku.  Yang penting FS ku sudah kembali.  Biarlah akan aku adem-i dulu sementara ini.  Menunggu musim semi musim ini.  Mungkin akan kugebrak lagi dengan macan dan elang, Naga dan Ular, serta Phoenix dan Spinx.
.
salam hangat,
.
.
Kevin Roughtorer Gildor Lubis

 

This is me, be your self, nasionalisme NKRI

•May 20, 2008 • Leave a Comment

Menarik dari film Arisan, di bagian akhir film saat Cut Mini jadi host acara Arisan ibu-ibu ganjen plus seorang gay ganteng Tora Sudiro,  temanya adalah ‘Be Yoursefl’.  Dan, dengan centilnya Cut Mini menjelaskan tentang Arisannya itu.  Ada ibu yang janda tapi janda basah, ada ibu yang baru ditahan kepolisian karena kasus narkoba, dan ada pemuda ganteng idola para wanita yang ternyata gay.  Dan gay is the best girl friend.
.
Lantas apa yang tersorot dari nasionalisme kita yang kebangkitannya baru saja kita rayakan?  Be yourself. 
.
Sempat bereputasi sebagai negara disegani di Asia Tenggara, bahkan di Asia.  lahir sebagai negara modern yang mempelopori menolakan penjajahan bangsa kulit putih pada bangsa-bangsa Asia Afrika.  Jagoan nomor satu olahraga di Asean.  Memprakarsai berdirinya Non Blok sebagai sikap tegas pemerintahan Soekarno atas perang dingin timur barat, USA – USSR, yang ironisnya justru dituding kekiri-kirian.  Akibat tidak dikenalnya wilayah abu-abu yang diperlihatkan non blok pada perang dingin beberapa dekade yang lalu.
.
Lantas kalau dilihat sekarang.  Kita benar-benar terpuruk ternyata.  Tahu tempe saja sekarang sudah jadi makanan import.  Sebagai negara penghasil minyak, justru kita direpotkan saat harga minyak dunia naik.  Kalau tidak mau tahu dengan apa yang terjadi, enak saja kita menganggap kenaikan minyak bakal menambah pundi-pundi kas negara, kan?  Gamblangnya, kita jualan minyak.  Harga minyak naik, uang masuk makin kencang dong.
.
Sayangnya, kenaikan harga minyak ini entah raib kemana. Seiring dengan nasionalisme kita yang semakin menguap. Bahkan di Friendsterpun orang Indonesia memakai bahasa asing untuk sesama.  Apakah ini gejala kita yang malu menjadi bangsa Indonesia?
.
Itu tudingan yang kerap dilakukan generasi tua pada anak-anak muda sekarang.  Seperti kita yang tutup mata pada kondisi ekonomi dunia.  Golongan tuapun tutup mata pada kemajuan globalisasi jaman.  Yang parahnya kemajuan yang berarti keyakinan timur tengah dengan pemikiran barat.
.
Lalu, kitanya sendiri gimana?  hari gini ngomong nasionalisme.  Walau kita marah besar saat malaysia menyerobot seenaknya Reog Panorogo jadi milik mereka.  Dan dengan enak saja manjadikan lagu Rasa Sayange menjadi Rasa Sayang.
.
Nasionalisme masih ada kok.  Walau muncul dalam bentuk yang berbeda.  Mungkin pendekatannya lebih kepada be your self tadi.  Sudahkah?
.
Di luar masalah kehidupan yang sudah pasti makin berat.  Menjadi diri sendiri itu sebenarnya enak banget.  Memiliki Friendster dengan desain yang khas gue.  Memiliki teman-teman dekat yang berani menampilkan identitas kesamaan tanpa paksaan adalah kenikmatan sendiri. 
.
Pernah aku bandingkan dalam tulisanku tentang nasionalisme dengan kondom.  Sebagai suatu langkah kecil untuk sesuatu yang lebih baik, lebih aman.
.
Kemudian kalau mau lebih mendetail lagi. Bagaimana kita bisa semakin mencintai negri ini?  Negri tempat aku dilahirkan, besar dan mungkin mati.  Kalau punya duit sekarang, aku lebih memilih jalan-jalan ke pelosok Jawa, Bali dan Nusa Tenggara.  daripada ke malaysia atau singapura.
.
Kenapa? apa yang dicari?  kekasihkah? Bukan!!! eksotisme tanah air.  Menjadi diri sendiri.  Banyak keindahan asli yang sebenarnya paling indah dari pada negri negri indah yang digincui dengan tebal.
.
Jadi, nasionalisme bisa menyelamatkan negri ini dari keterpurukan.  Kita hanya kurang mencintai diri sendiri.  Kita kurang mencintai negara ini.  NKRI. Mengapa Negara dikedepankan, dan Kesatuan mengikuti.  Karena itulah tata bahasa Indonesia.  Diterangkan Menerangkan.  Kita adalah banyak pulau yang menyatu.  Bukan kesatuan dari negera-negara.
.
Nasionalisme, jadi diri sendiri, jangan iri hati, jangan dengki.  Lihat ke dada, apa yang sudah kamu buat untuk hidupmu?  Perbaiki diri sendiri, mental, jiwa ksatria, sama artinya memperbaiki negri ini.
.
.
.
selamat bangkit
———————————-
Kevin

Gempa Bumi

•May 19, 2008 • Leave a Comment

Aku di toko, kedatangan temen lama, dari Padang, komandan Malau.  Selain kami berdua, ada juga Ko BB, Jonny, Toni Anarkis dan Toni Harmonis.  Lagi ngobrol ngalor ngidul.  Sambil mengerjakan pekerjaan cowok, minum kopi dan ngisep rokok.
.
Ko bb yang cerita, “Nasi padang memang lebih enak dibungkus yah, pak!”
.
“Iya, kenapa begitu yah, bang?” jawab Malau gak ngeh.
.
“Mungkin karena dibungkus daun pak… tapi memang nasi padang yang itu enak benar lah!  Saya paling suka itu sama cumi yang diisi telor itu.  Sepertinya sudah jadi ciri khas dia itu…”
.
Aku nyelutuk:
.
“Kalo di Padang, nasinya nasi Padang semua yah pak….” sambil pasang muka serius.
.
Hahahahah… si komandan juga tertawa…
.
“Iya yah… lupa saya bapak sudah di Padang.  Harusnya kita jangan makan nasi padang tadi….” kata bb senyum senyum.
.
Tiba-tiba, sekonyong-konyong.
.
“Ep…. goyang gak?” ko BB berdiri….
.
“Goyang vin…. goyang….. gempa…. gempa… GEMPAH…..”
.
Tak ada aba-aba semuanya bergerak keluar dari tokoku.  Untung komandan tidak malah tiarap, hehehehe…
.
“Kuat banget ini gempanya, pak…” kata ko BB.
.
“Iya Ko, tadi aku kira si Kevin masih main-main goyangin meja…” kata Toni Anarkis.
.
“Dimana yah…”
.
“Di tempat saya paling sering gempa…” kata Malau dengan muka super waspada.
.
“Di Padang kali pak…” kataku cengengesan.
.
“Ini di Sumatera kaya’nya pak…. sangat terasa. Sangat kuat….”
.
“Padang….”
.
“Apa Nias yah..?”
.
“Nias yang kemaren dulu itu lebih kuat kayanya”
.
“Yah…. udah Padang, deh….” yeeee pake suara terbanyak nentuin lokasi gempanya.
.
Ko BB nelpon istrinya yang di Jkt.  Tanya-tanya, “dek… di sana ada getaran gak?…. Ha?…. Getaran…. Gempa….. Ada gak?….. Gak ada?!…. Yah udahlah……”
.
“Sumatera lah…. di Jawa gak terasa” Ko bb memutuskan, persis kaya ketua dewan.
.

Sudah aman, kami masuk lagi ke toko.  Obrolan terinterupsi dengan masuknya telpon dan nelpon, sms dan disms dari mana-mana. 
.
“Bener Padang yah….. Padang Sidimpuan…” kataku.
.
“Hehehehe…. maksa banget lu Vin…”
.
Obrolan nya persis seperti itu.  Perlu aku ceritakan juga bahwa, Pak Malau, Ko BB, Toni Anarkis adalah orang yang berasal dari Jakarta dan kerja di kotaku.  Ko BB Kepala Audit sebuah perusahan pengolahan getah karet.  Kalau Toni Anarkis memimpin sebuah usaha perkebunan pribadi.  Sementara pak Malau, lahir di Tarutung tapi besar di Jakarta.  jadi, gaya bahasa yang kita pakai disini campur aduk, gaya Medan, plus gaya Jakarta.
.

————————————–

.

Dan berita terakhir dari redaksi, gempa terjadi di sekitar kota Padang Sidimpuan, kabupaten Tapanuli Selatan.  Dari sms terakhir yang kami terima dari info-info bukan dari koran, diperkirakan gempa berkekuatan 6.7 SR.  Bagaimana kerusakan yang ditimbulkan belum diketahui.  Yang pasti ini bakal jadi selingan manis dari pada mikirin kenaikan BBM yang akan segera terjadi. Oh yah, Padang Sidimpuan berjarak sekitar 300 km dari kota tempat aku berdomisili.  Kalau mau tahu silakan kontak redaksi.
.
Padang Sidimpuan adalah sebuah kota kabupaten yang terletak di daerah tinggi.  Udaranya sejuk, dengan pemandangan alam yang masih alami.  Hanya sedikit jorok saya rasa, seperti kota-kota lain di Sumatera Utara.  Padang Sidimpuan terkenal dengan buah salaknya yang khas.  Tidak seperti jenis salak dari daerah lain, salak Sidimpuan gede, berair, kadang seperti berpasir, dan yang paling bikin kangen adalah kerenyahan daging buahnya.  Jadi, kalau kamu gigit dengan gigimu yang putih, akan terdengar bunyi…klotak….
.
.
.
Kevin Roughtorer Gildor Lubis
—————————–
Ternyata lebih cepat dari koran dan tv.
 

Irigasi, Irihati, Iritasi

•May 18, 2008 • Leave a Comment

Kalau ingin sukses dalam bercocok tanam, bersawah atau berladang, dulu di sekolah kita diajarkan bagaimana pentingnya Irigasi. Sama dengan hidup, memang tidak ada yang instan.  Orang bisa kaya mendadak, kayanya cuman ada jika orang tuanya kaya raya.  Atau kalau mau lebih sarkas, mungkin (maaf) kontolnya bertuah.  Dapat pasangan hidup yang kaya raya.
.
Intinya, kesuksesan – dalam hal ini kaya raya sebenarnya agak susah kalau mau dicapai dengan cara-cra instan.  Siapa sih yang gak mau kaya Vivian di Pretty Woman?  Tapi harap diingat loh, dia juga kerja keras kan waktu melacur.
.
Nah… Hal seperti ini kuyakini benar.  Tidak ada talenta yang diberikan begitu saja oleh Tuhan kepada manusia.  Tuhan memberikan talenta, kita manusia, untuk bersyukur harus mengasah talenta yang diberikan kepada kita.
.
Tanya orang-orang sukses apa yang sudah mereka lakukan untuk apa yang mereka capai sekarang.  Apa yang dilakukan Iwan Fals sebelum menjadi legenda hidup kaya sekarang?  Soekarno? atau Tukul dan Aming?
.
Kerja keras kunci utama sebenarnya.  Lihat Madonna, di awal kemunculannya, talenta apa yang dimilikinya selain sensasi yang diciptakannya?  Lempar kolor ke penonton, live show top less, adegan ranjang sampe bugil di film, buku sex yang heboh itu?
.
Lantas apa bakatnya dalam musik?  yah… dia bisa nulis lagu.  Tapi suaranya pas-pasan banget.  Dan itu sebenarnya talenta yang gak bisa diperoleh secara instan.  Jadi, waktu kebagian peran sebagai Evita Peron, dengan menanggalkan malu sebagai penyanyi beken, Madonna rela belajar vocal lagi.  Hasilnya?  setelah itu suaranya lumayan kan?  udah gitu dia juga mau belajar gitar, sampe bisa maen pas konser.  Cool? tentu saja.
.
Dan… kemudian yang melihat Madonna banyak yang iritasi.  Irihati.  Mata iritasi melihat kesuksesan orang lain.  Caci maki dilontarkan.  dan, untungnya Madonna punya mental baja untuk semakin membuat orang lain iritasi.  Irihati menyebabkan iritasi.  Sebuah ketidakmampuan untuk melihat keunggulan orang lain.
.
Lalu  sempat muncul prediksi.  Artis kaya dia gak bakal bisa lama.  Dia gak ada kemampuan apa-apa selain ngelonte di pentas musik.  dan, prediksi orang salah kan?  Madonna berkarir lebih dari 20 tahun.  Cewek pertama yang bisa sukses seperti itu. Minggu lalu dia sempat nomor satu di Hot 200 Billboard.  Menggeser Mimi dari puncak.
.
Dan…. ajaibanya kalo dulu dicerca, dimaki.  Sekarang Madonna dipanuti.  makin banyak yang iritasi dan irihati pada kelonteannya di panggung musik.  Ajaib kan bagaimana opini publik berubah seiring dengan waktu?
.
Dan semua berpangkal di irihati, yang membawa iritasi.  Dan tidak ada yang sadar perlunya irigasi yang baik, kalo mau sukses dalam bercocok tanam.  Kebanyakan dari kita punya kepala besar yang menghalangi kita mengasah talenta yang diberikan Tuhan.  Yang mungkin malah irihati, yang membawa iritasi.  Lihat teman punya banyak friend di FS eh…. irihati, lalu iritasi.  Lihat teman bisa bikin anu… eh irihati lagi.  Lihat teman punya banyak pengagum, eh… malah demam. Lihat temen bantu temen yang lain, malah dibego-begoin, disinting-sintingin.
.
Ok deh, kita manusia.  Yang jelas tidak sempurna,  punya sisi malaikat, tapi sering sekali iblisnya yang muncul.  Kadang kita sakit mata lihat yang norak.  Ihhhh…. berjengit lihat yang aneh.  Tapi, kalau sampai irihati lihat ‘ORANG SINTING’?  Wah, di Indonesia memang kekurangan prikiater yah?….
.
.
Kevin Roughtorer Gildor Lubis
—————————–
Selalu tajam seperti biasa

The Kingdom Of friednship

•May 18, 2008 • 1 Comment
Kerajaan pertemanan. Kira-kira begitu yang ingin kugambarkan. Cuman, seperti biasa dengan bahasa yang khas gw lah, epic dikit, gothic juga, ada pengaruh Lord Of The Ringnya dsb.
.
Pertemanan sejauh dijalankan tulus sudah melewati batas waktu, masa, tempat dan keadaan. Maksudku begini, tidak semua dari kita bertempat tinggal di Jakarta kan?! Ada banyak dari temen-temen di FS yang berasal dari daerah-daerah yang sangat jauh. Sampai di pelosok negri, kaya aku yang dari pedalaman Sumatera Utara.
.
Senyum menghiasi bibirku saat menuliskan ini. Karena sekali lagi, jarak dan waktu hanya masalah geography. Yang digenjot dengan pesawat mungkin 2 jam nyampe. Mau lebih dekat lagi, bisa YM atau MSN. Jadai gak ada alasan untuk ‘takut’ berteman dengan anak daerah yang jauh. Atau sampai kepikiran, apa gw sempat ketemu dia.
.
Pada dasarnya gak ada ruginya punya banyak teman. Tentu saja tidak hanya di internet. Menyeimbangkan dunia nyata dengan dunia maya adalah sebuah hal yang sebenarnya sangat sulit, namun bukan tak mungkin untuk diwujudkan. Cuman tentu saja tergantung dari keiklasan kita berteman dan bersahabat.
.
Globalisali melindas batas negara. Cross country gitooo. Dan, kemajuan memaksa kit auntuk menjadi bagiannya cepat atau lambat.
.
Bayangkan suatu waktu kamu ditugaskan di Medan (sekarang kamu di Jakarta, Bandung, Jogya atau Surabaya) untuk urusan kerja atau bisnis, yang seiring pertambahan usia, bertahan hidup memaksa kita menjadikannya sebagai hal yang wajar. Bila kamu punya teman di Medan, yang katakanlah akrab lewat FS atau YM, yang tidak perlu kau perlihatkan kepada orang lain, akan lebih gampang kan. Yang dinamakan teman, pasti mau membantumu mencarikan kost, mengenalkanmu kepada tempat tempat makan yang halal dan haram (hehehe) serta mengenalkanmu bagaimana menghadapi orang Medan yang cenderung tak mau kalah atau agak ’sinting’ bagi orang Jakarta.
.
Tapi sekali lagi, saat kamu berada di kota yang semua orangnya sinting, dan kamu satu-satunya waras. Suatu kenyataan pahit, bahwa sebenarnya kamu yang gagal beradaptasi. Sehingga mencuat kata-kata orang Medan sinting, orang Medan munafik, jaim dsb.
.
Lalu, bila dalam berteman di FS, ternyata walau tak pernah ketemuan bisa menjalin hubungan yang sangat dekat. Misalnya, kemaren aku baru membuatkan Style dan account FS untuk temanku. Serta sejumlah logo pada teman-teman paling dekatku saat ini. Dan tentu saja itu semua hanya bisa terjalin, bila kepercayaan yang ada sudah sangat tinggi. Lihat sisi positifnya saja deh. Pacu kreativitas.
.
Kemudian, sedikit tersanjung juga aku bila sudah ditandai dengan adanya ‘gaya’ yang kutampilkan dalam mendesaign FS, paling tidak sudah ada 2 orang yang sangat berterima kasih atas bantuanku dalam membagi/sharing the sense of art ku yang gelap. Yang untungnya masih dianggap cool oleh kebanyakan teman, walau ada juga sih yang bilang amatiran.
.
Lalu untuk temanku di Jkt, aku juga sempat buatkan 2 buah FS account. Yang satu karena alasan tertentu sudah ditutup. Yang satunya lagi sebenarnya sebagai sarana uji coba saja, karena dia perlu lihat hasil desain css-nya dulu kan? Nah, aku meletakkannya di featured friendku. Manajemen Pertemananku punya alasan yang cool banget, untuk melakukan hal itu semua. Dan sekarang setelah dia yakin dengan ‘aman’nya desaignku, baru diaplikasikan ke FS aslinya.
.
Buatnya gampang saja kok. hanya wallpaper backgroundnya dibuat dalam bentuk Gif file. Yah, keindahan, kreativitas, daya cipta, sense of art, kalau ditularkan aku yakin bagus hasilnya. Positif nilainya.
.
Tapi kalau dicurigai sebagai sakit jiwa? yang mencurigai yang sakit barangkali. Umpama accountmu adalah badanmu, silahkan hias dirimu secantik, setampan, semacho, sekeren mungkin. Jangan paksakan diri kalau tak mampu. Dan jangan iri pada yang mampu. Minta bantuan teman mengajari sah-sah saja. Belajar saja lebih giat, kita bisa karena mau. Kita berteman karena percaya.
.
Kevin Roughtorer

MUNGKINKAH TERJADI

•May 15, 2008 • Leave a Comment

Sebuah pengharapan muncul saat aku menerima forward email dari seorang teman tadi siang.  Sebenarnya aku sudah hampir putus asa pada account FS lamaku dengan email log in: vinfromksr@yahoo.com yang baik Friendster maupun emailnya keduanya dihack.
.
Sebelumnya, sudah kejadian pada Christopher bahwa picnya di FS digunakan orang tidak bertanggung jawab dengan nama David Han.  Kemudian, aku melakukan bantuan kecil, dengan melakukan report ke Friendster untuk hal tersebut.  Tidak disangka, account David Han tsb kini sudah disuspended.  Alias tidak bisa dibuka lagi.
.
Saling membantu dalam pertemanan, baik itu di Friendster sekalipun, ternyata berbuah manis.  Christopher melakukan report atas kejadian hack pada account lamaku.  Karena aku sendiri tidak dapat melakukannya, hal ini disebabkan account lamaku adalah sebuah private profile, jadi, aku tidak bisa masuk sama sekali ke profile tersebut.  Dan tak tahu cara untuk melakukan report.
.
Christopher membantu, sangat membantu.  Dia melakukan report ke Friendster atas persetujuanku.  Dan tadi siang tgl, 15 Mei 2008, account Friendster dengan email vinfromskr@yaooo.com tersebut asli di suspended.  Aku sudah klik pada account teman-teman lain yang kebetulan masih ada account lamaku itu.  Aku senang juga.  Ribuan terima kasih aku sampaikan kepada Christopher.  Walau bagaimanapun akan sangat mengerikan jika sesuatu yang pribadi kita sampai dikuasai orang lain.  Bisa disalahgunakan tentu saja.  Dan ini berbahaya.
.
Lalu, datang email dari Friendster ke Christopher yang isinya adalah suspended tersebut bersifat sementara.  Kemungkinan bisa dikembalikan kepadaku dengan syarat aku mengirim copy/scan KTP atau SIM dan kartu Identitas lain yang dikeluarkan negara, dengan menggunakan sebuah email lain yang belum pernah (tidak sedang) terdaftar sebagai member pemilik account di Friendster.
.
Sebuah kegirangan lagi.  Aku kerjakan dengan sepenuh hati.  Aku sudah mengirimkan apa yang diminta Friendster, dan sekarang duduk manis menunggu dengan was-was apa yang bakal terjadi.
.
Sangat disayangkan memang.  Begitu banyak teman yang kumiliki.  Tak kurang sampai berbusa mulutku menjelaskan di telpon minta bantuan report ke Friendster untuk suspended account tersebut.  Entah apa yang dipikirkan mereka.  Kemungkinan besar wait and see, benarkah aku yang buka FS baru ini adalah Kevin yang asli.  Dan tidak mau terjebak malah melakukan hal yang justru merugikan aku.  Atau mungkin takut pada yang menghack, takut kena hack juga.  Atau sentimen negatif.  Atau justru mensyukuri aku kena hack, dengan kata lain, aku berhasil dibungkam?  Atau malah gak ngerti, gimana caranya mereport ke Friendster. 
.
Gak papa, lain kali jangan gitu pada teman.  Bersahabatlah dengan tulus, jujur dan cerdas.  Gak lama kok melakukan report ke Friendster.  Sambil chatting aku melakukan report untuk photo Christopher yang dipakai orang lain.  Paling 5 menit, tergantung koneksi anda.
.
Anehnya bahkan ada yang dengan menjengkelkan, approve requestku, tapi diam seribu bahasa.  Bahkan beberapa gak mau mengapprove.  Masa bodoh? macem-macemlah persepsiku menari nari di kepalaku.  Dan sayangnya 80% yang keluar justru persepsi negatif.
.
Dan, mungkinkah terjadi?  FS lamaku kembali padaku?  Aku sebenarnya sayang pada hampir 1600 teman yang ada di FS lama.  Juga sayang pada tulisanku yang diarsip di Blog Friendster.  Tapi suspended adalah hal terbaik yang bisa aku harapkan.  Soalnya, lebih baik account itu dibekukan, daripada disalahgunakan oleh sang hacker, yang pasti sudah kerja keras banting tulang untuk mengambil alih FSku. Dan, dia melakukan kerjanya dengan baik sekali.  Walah bagiku itu kejahatan.  Mengambil alih sesuatu yang bukan milikmu adalah perampokan.  Apalagi kalau yang diambil alih itu keperawanan, hehehe… itu sudah pemerkosaan.
.
Kadang-kadang aku heran melihat orang-orang.  Aku merasa sudah berbuat banyak untuk mereka.  Hanya karena kesalahan kecil saja.  Maaf terasa sangat jauh.  Aneh!!!!
.
.
Kevin